• Selasa, 28 September 2021

      Manfaat Multimedia Interaktif

    Manfaat Multimedia Interaktif dalam bidang Pendidikan / Khususnya Pembelajaran

    • Proses pembelajaran lebih menarik,
    • lebih interaktif,
    • jumlah waktu mengajar dapat dikurangi,
    • kualitas belajar dapat ditingkatkan, dan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.

    Sedangkan keunggulan multimedia dalam hal pembelajaran antara lain  sebagai berikut :

    • Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron, dan lain-lain.
    • Memperkecil benda yang sangat besar, yang tidak mungkin dihadirkan di sekolah, seperti gajah, rumah, gunung dan lain-lain.
    • Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dan lain-lain.
    • Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju dan lain-lain.
    • Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau, racun dan lain-lain.
    • Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.

    Secara umum manfaat Multimedia Interaktif dapat dijadikan media :

    • Promosi (Company Profile,Iklan)
    • Tutorial (Panduan penggunaan alat)
    • Hiburan (Game)
    • dll

    Karakteristik Multimedia Interaktif

    Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran, pemilihan dan penggunaan multimedia pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponen lain, seperti: tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran. Karakteristik multimedia pembelajaran menurut Sigit Prasetyo 2007: 10 adalah: 
    1 Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual 22 
    2 Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna 3 Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan oran lain. Bambang Warsita 2008: 36 menyatakan bahwa multimedia interaktif memiliki karakteristik diantaranya adalah :
     1 dapat digunakan secara acak, disamping secara linier;
     2 dapat digunakan sesuai dengan keinginan peserta didik, disamping menurut cara seperti yang dirancang oleh pengembangnya;
     3 gagasan-gagasan sering disajikan secara relistik dalam konteks pengalaman peserta didik, relevan dengan kondisi peserta didik, dan dibawah kendali peserta didik user; 
    4 prinsip-prinsip teori belajar kognitif dan konstruktivisme diterapkan dalam pengembangan dan pemenfaatan bahan pembelajaran;
     5 belajar dipusatkan dan diorganisasikan menurut pengetahuan kognitif sehingga pengetahuan terbentuk pada saat digunakan; 
    6 bahan belajar menunjukkan interaktivitas peserta didik yang tinggi; dan
     7 sifat bahan yang mengintegrasikan kata-kata dan contoh dari banyak sumber media. Berdasarkan beberapa pemaparan tentang karakteristik multimedia interaktif dapat diketahui bahwa suatu multimedia interaktif harus dapat melayani kecepatan belajar individu dan memberikan kemudahan dalam belajar tanpa bimbingan dari orang lain, memberikan kebebasan dalam memilih materi mata pelajaran sesuai dengan yang dikehendaki oleh pengguna, bersifat interaktif yang mampu memberikan respon, dan 23 melakukan berbagai aktivitas yang akhirnya juga bisa direspon balik oleh program multimedia dengan suatu balikan atau feedback serta memiliki kemampuan dalam membangkitkan rangsangan indera.

     Konsep Dasar Multimedia Interaktif

    Multimedia Interaktif adalah membuat dan menggabungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggabungkan perangkat-perangkat tertentu dengan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan pembelajaran yang aktif (active learning).

    Multimedia inteaktif terbagi menjadi yaitu sebagai berikut :

    a.     Hierarchycal

    Merupakan suatu karakter yang mengandalkan percabangan kriteria tertentu. pemakai memiliki pilihan, tetapi topic-topik dapat dibagi menjadi subtopic yang lebih spesifik. Halam utama disebut parent dan pada cabangnya disebut child.

    b.   Non-Linear

    Yaitu memungkinkan pemakai untuk bebas bergerak untuk melihat isi materi dengan cara berinteraksi.

    c.      Struktur Linear

    Struktur navigasi linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita berurut. biasanya digunakan untuk presentasi karena tidak menuntut keinteraksian, tetapi memerlukan keindahan.

    d.    Struktur Composite

    Struktur Composite Merupakan struktur gabungan dari ketiga struktur sebelumnya, struktur ini disebut navigasi bebas.

     Model Multimedia Interaktif

    Dalam pembuatan multimedia interktif tentunya tidak akan melupakan model yang akan kita buat, karena dari model itulah kita bisa mengetahui tentang apa media interaktif ini. Berikut beberapa model dalam media interaktif :

    a.     Tutorial

    Model Tutorial adalah jenis model pembelajaran yang memuat penjelasan, rumus, prinsip, bagan, table, definisi istilah, latihan dan branching yang sesuai. Mengapa disebut branching? karena terdapat berbagai cara untuk berpindah atau bergerak melalui pembelajaran berdasarkan jawaban pengguna terhadap materi. Instruksi tutorial biasanya disajikan dalam istilah “Frame” yang berhubungan dengan sekumpulan tampilan.  Model tutorial bertujuan untuk menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu, komputer menyampaikan materi, mengajukan pertanyaan danmemberi umpan balik sesuai jawaban pengguna.

    Gambar 2.1 multimedia interaktif Tutorial

    b.    Drill and Practice

    Model ini mengangap bahwa konsep dasar telah dikuasai oleh pengguna dan mereka siap untuk menerapkan rumus-rumus, bekerja dengan kasus-kasus konkret, dan menjelajahi daya tangkap mereka terhadap materi. Cara kerja Drill and Practice terdiri dari tampilan dari sebuah pertanyaan atau masalah, penerima respon dari pengguna, periksaan jawaban, dan dengan dilanjutkan dnegan pertanyaan lainnya. model seperti ini tidak menampilak instruksi, tetapi hanya mempraktekan konsep yang sudah ada. Jenis ini merupakan bagian dari Testing.

    Gambar 2.2 multimedia interaktif Drill and Practice

    c.      Simulasi

    Simulasi suatu kehidupan nyata yang dihadapi pengguna, dengan tujuan untuk memperoleh pengertian global tentang proses. Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu (keterampilan) sehingga pengguna merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Dan digunakan pada pembelajaran yang membahayakan, sulit atau memerlukan biaya tinggi, Misalnya pilot.

    Gambar 2.3 multimedia interaktif Simulasi

    d.    Instruction Games

    Model jenis ini jika didesain dnegan baik maka dapat memanfaatkan sifat kompetetif pengguna untuk memotivasi dan menginatkan belajar. Game pembelajaran yang baik sukar dirancang dan perancang harus yakin bahwa dalam upaya memberikan suasana permainan, integritas tujuan pembelajaran tidak hilang.

    Gambar 2.4 multimedia interaktif Instuctional games

    e.      Hybrid

    Hybrid Merupakan gabungan dari duan atau lebih model multimedia pembelajaran. Contohnya adalah penggabungan model tutorial dengan drill and practice  dengan tujuan untuk memperkaya kegiatan pengguna, menjamin ketuntasan belajar, dan menemukan metode-metode yang berbeda untuk meningkatkan pembelajaran.  Memungkinkan pengembangan pembelajaran secara komprehensif yaitu menyediakan seperangkat kegiatan belajar yang lengkap.

    Gambar2.5 multimedia interaktif Hybrid

    f.      Socratic

    Model jenis ini berisi percakapan antara pengguna dengan komputer dalam natural language.  Pengguna dapat menjawab sebuat pertanyya disebut Mixed-Initiade CAI. Socratic  berasal dar penelitian dalam bidang intelegensi buatan.

    Gambar 2.6 multimedia interaktif Socratic

    g.     Inquiry

    Model inqury adalah suatu system pangkalan data yang dapat dikonsultasikan oleh pengguna, dimana pangkalan tersebut berisi data yang dapat memperkaya pengetahuan pengguna.

    Gambar 2.7 multimedia interaktif Inquiry

    h.    Informational

    Biasanya menyajikan informasi dalam bentuk daftar atau table. menuntut interaksi yang sedikit dengan pengguna. Informational ini digunkakan untuk mempermudah antara pembuat dengan pengguna dalam mengetahui suatu informasi.


    { 1 komentar... read them below or add one }

  • Copyright © - MEILISA LUSIANA/MULTIMEDIA

    MEILISA LUSIANA/MULTIMEDIA - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan